Pada suatu hari seorang pemuda yang gagah dan tampan memikirkan suatu hal, di sampingnya ada seorang ibu yang melihat si pemuda itu yang sedang melamun ,namun ibunya sadar bahwa dia telah dewasa
"wahai anakku engkau telah memiliki cukup umur hendaklah dirimu mencari pendamping hidup nak,"sambut ibu sambul menepuk pundak pemuda itu
"Oh.., iya bu tetapi aku membutuhkan waktu yang epat namun,sampai sekarang aku belum dapat menemukan wanita pujaanku"ujar sang pemuda yang bernama jaka dolog itu,
"Maka dari itulah nak janganlah berdiam diri berusahalah dalam mencarinya"kata ibunya
"iya bu namun kriteria wanita yang seperti apa yang ibu inginkan?"
"yang cantik,dan alim nak udah seperti itu saja wanita yang ibu ingin jadikan menantu"
"oh baiklah bu, jaka akan mencari sesosok wanita cantik dan alim sesuai kriteria ibu!,"
Segeralah si jaka dolog hendak keluar dari rumah dan berpamitan dengan ibunya, si jak dolog itu selalu mengingat nasihat ibunya kalau mencari wanit ialah hanya cantik dan alim, jaka dolog adalah sesosok pria yang bodoh, namun dia menurut atas segala perintah namun,perintah dan perkataan itu ya,dilakoninya seperti itu juga tanpa memikirkan bahwa hal itu salah.
Inilah kisah jaka dolog kita mulai dengan cerita tentang pencarian wanita yang diidampkan jaka dolog.
Pada suatu hari jaka dolog bermain ,dan hendak nyamper temannya yang di rumah rupanya si jaka dolog itu mau mencari wanita dengan temannya agar apa yang didapatkan sesuai dengan kriteria ibunya
"Ada apa log!"sapa teman
"maen yo.., di rumah aja, cari cewek ke,apa ke!"ujar dolog
"Oh tumben log, hari ini lo minta main cari cewe,biasanya lo alim hehe..,!"canda seorang teman
"oh bisa aja, cabut yuk"
"yaudah ayu kalo gitu"
Mereka pun bermain kesana kemari dan pada akhirnya dia menonton sebuah acara hajatan yaitu seseorang yang sedang mengadakan acara pernikahan,dalam acara tersebut terlihat sepasang pengantin yang sedang naik dikursi dan di gotong oleh orang-orang.
"wahh, cantik banget yah log itu pengantin wanitanya,apakah kamu mau wanita yang kriteria seperti dia?"sap temannya
"oh dia cantik sih,tapi tidak alim sob!"jawab dolog
"Oh ,emg kalo alim kaya gmna log?"tanya teman
"yang diam dan engga bnyak gerak gitu kata ibu gua"jawab dolog
"oh ya udah sana cari aja sendiri"
Tanpa basa-basi dologpun menjauhi temannya dan menuruti apa yang dikantakannya ,mencari sendiri wanita tanpa seorang teman
Pada akhirnya si dolog melihat sesosok wanita yang diam saja dan tidak banyak bergerak dilihat dari tampangnya sih, wanita itu emang benar-benar cantik
setelah didekati wanita itu sedang bersandar dibawah pohon dan tidak bergerak sama sekali,dolog tidaktahu bahwa wanita itu sudah mati.
Akhirnya tanpa berpikir panjang dolog segera membawanya ke rumah dan hendak dijadikan istri.
Lalu setelah sampai di rumah dolog membawa masuk wanita yang sudah mati dan tidak bernyawa itu
do...k!...dok...!,do...,!"suara pintu kamar
dolog mendengar suara pintu kamar itu namun tidak menghiraukannya,
"log,bau apa itu ibu merasa seperti mencium bau orang yang telah meninggal"seru ibu dibalik pintu
Segera dolog membuka pintunya
"Ada apa bu?"ujar dolog
"ini lho ko di dalam kamar ada bau-bau gitu!...,boleh ibu lihat isi kamar kamu nak!"
"oh.., di dalam ada wanita yang telah aku dapatkan bu coba aja lihat dia pasti sesuai dengan kriteria ibu!!"ujar dolog
segera ibunya masuk dan melihat isi kamarnya"ya ampun ma..., ma, maaayaaatt!!" kaget ibu dan berlari menghampiri si jaka dolog
"dolog dia itu udah mati seharusnya kamu buang ke kali sana cepatlah! Kamu buang"
"ta,tapi bu dia kan alim dan cantik pula!"ujar dolog
"dia itu mayat dolog kalo orangnya bau ,itu berarti menandakan dia mayat, kamu bodoh pisan cepat buang!"marah ibu kepada dolog
"owh jadi kalo bau itu mayat bu ? Dan sudah jadi mayat?"
"iya kalo bau ya udah mati dolloooggg!"
Dolog sadar kalo orang bau itu sebenarnya sudah mati ,dan dia percaya kalo orang mati itu bau dologpun terus mengingat-ingat perkataan dan nasehat yang telah diucapkan ibunya tadi,dan kemudian dolog membuang mayat itu ke sungai
pada suatu hari ibunya dolog memerintahkan dolog untuk mencabuti ubannya,dan dologpun menuruti perintah ibunya
saat beberapa lama mencabuti uban ibu tiba-tiba ibunya kentut, dan si jaka dolog tercium bau kentut yang dikeluarkan ibunya, akhirnya si dolog ingat nasehat ibu kalo orang bau itu sudah meninggal
Akhirnya,dolog menggotong si ibu dan membuangnya ke kali,padahal ibu itu masih hidup dan belum meninggal........,